Investasi Emas Antam di Pegadaian: Amankah, Menguntungkan, dan Sesuai Syariah? Panduan Lengkapnya!

admin2025-08-07 04:07:4566Investasi

Investasi Emas Antam di Pegadaian: Amankah, Menguntungkan, dan Sesuai Syariah? Panduan Lengkapnya!

Emas, sejak zaman kuno, telah memegang posisi istimewa dalam peradaban manusia. Bukan hanya sebagai perhiasan yang memukau, tetapi juga sebagai penyimpan nilai yang diakui secara universal. Di tengah gejolak ekonomi yang kerap tak terduga, daya tarik emas sebagai aset investasi yang stabil dan aman semakin mengemuka. Banyak individu dan keluarga mulai melirik komoditas ini sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang mereka.

Namun, minat yang tinggi ini seringkali diiringi dengan segudang pertanyaan, terutama bagi para pemula. Di mana tempat terbaik untuk berinvestasi emas? Apakah aman? Bisakah saya mendapatkan keuntungan yang signifikan? Dan yang tidak kalah penting, apakah investasi ini sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang saya anut? Di Indonesia, PT Pegadaian (Persero) telah lama menjadi nama yang familiar, dikenal sebagai lembaga keuangan non-bank yang menyediakan berbagai layanan, termasuk investasi emas. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang investasi emas Antam melalui Pegadaian, dari aspek keamanan, potensi keuntungan, hingga kesesuaian syariah, agar Anda dapat membuat keputusan investasi yang cerdas dan berlandaskan informasi.

Investasi Emas Antam di Pegadaian: Amankah, Menguntungkan, dan Sesuai Syariah? Panduan Lengkapnya!

Mengapa Emas Antam? Menguak Kekuatan dan Daya Tariknya di Mata Investor

Sebelum menyelami lebih jauh tentang Pegadaian, penting untuk memahami mengapa emas dengan merek "Antam" begitu populer dan banyak dicari di pasar Indonesia. Antam, atau PT Aneka Tambang Tbk, adalah perusahaan pertambangan plat merah yang memproduksi emas batangan dengan kadar kemurnian terjamin.

  • Jaminan Kemurnian dan Kualitas: Salah satu alasan utama mengapa emas Antam sangat dipercaya adalah sertifikasi dan jaminan kadar kemurnian 99,99% (24 karat). Setiap produk emas Antam dilengkapi dengan sertifikat resmi yang membuktikan keaslian dan kemurniannya, memberikan ketenangan pikiran bagi para investor. Ini adalah faktor krusial yang membedakannya dari emas tanpa merek atau emas perhiasan yang umumnya memiliki kadar karat lebih rendah.
  • Likuiditas Tinggi: Emas Antam dikenal memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Ini berarti Anda dapat dengan mudah menjual kembali emas Anda kapan saja dan di mana saja, baik di toko emas, lembaga keuangan, maupun kembali ke Pegadaian itu sendiri, tanpa kesulitan berarti. Permintaannya yang stabil membuat Anda tidak perlu khawatir kesulitan menemukan pembeli.
  • Pengakuan Global: Meskipun diproduksi di Indonesia, emas Antam juga diakui di pasar internasional karena memenuhi standar Good Delivery. Ini semakin menambah nilai keamanannya sebagai aset.
  • Lindung Nilai Terhadap Inflasi: Sepanjang sejarah, emas telah membuktikan dirinya sebagai aset yang efektif untuk melindungi nilai kekayaan dari gerusan inflasi. Ketika mata uang fiat cenderung kehilangan daya belinya akibat kenaikan harga barang dan jasa, nilai emas seringkali tetap stabil atau bahkan meningkat. Ini menjadikan emas sebagai pilihan yang menarik untuk menjaga daya beli aset Anda dalam jangka panjang.

Memahami Pegadaian: Lebih dari Sekadar Gadai, Sebuah Gerbang Investasi Emas yang Terpercaya

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, Pegadaian identik dengan layanan gadai. Namun, perusahaan milik negara ini telah jauh berkembang, menawarkan beragam produk dan layanan keuangan yang inovatif, termasuk yang berkaitan dengan investasi emas.

Pegadaian, dengan pengalaman berpuluh-puluh tahun dan jaringan kantor cabang yang luas hingga ke pelosok negeri, telah membangun reputasi sebagai lembaga yang andal dan dapat dipercaya. Keberadaannya di bawah payung BUMN memberikan lapisan keamanan dan jaminan tambahan bagi nasabahnya. Dalam konteks investasi emas, Pegadaian bertindak sebagai fasilitator yang memungkinkan masyarakat, bahkan dengan modal terbatas, untuk memiliki emas fisik maupun dalam bentuk digital.

Layanan investasi emas di Pegadaian didesain untuk menjadi mudah diakses dan transparan, menghilangkan kerumitan yang seringkali dikaitkan dengan investasi tradisional. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin memulai perjalanan investasi emas tanpa harus berhadapan dengan kompleksitas pasar keuangan atau mencari tempat penyimpanan yang aman secara mandiri.


Skema Investasi Emas di Pegadaian: Pilihan yang Fleksibel untuk Setiap Kebutuhan

Pegadaian menawarkan beberapa skema investasi emas yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri.

  • 1. Mulia Emas (Pembelian Tunai atau Cicilan) Ini adalah skema pembelian emas batangan secara langsung.

    • Pembelian Tunai: Anda dapat membeli emas Antam secara langsung dengan pembayaran tunai di kantor Pegadaian. Pilihan gramasi sangat bervariasi, mulai dari pecahan kecil (0,5 gram, 1 gram) hingga ukuran yang lebih besar (50 gram, 100 gram, bahkan lebih). Setelah pembayaran, emas fisik langsung diserahkan kepada Anda.
    • Cicilan (Angsuran): Jika Anda belum memiliki dana tunai yang cukup untuk membeli emas dalam jumlah besar, Pegadaian menyediakan fasilitas cicilan atau angsuran. Anda dapat membayar uang muka (DP) dan sisa pembayaran diangsur dalam tenor tertentu (misalnya, 3, 6, 12, 24, hingga 36 bulan). Emas fisik akan diserahkan setelah pelunasan seluruh cicilan. Ini sangat membantu bagi mereka yang ingin berinvestasi secara bertahap.
  • 2. Emas Batangan (Fisik) & Penyimpanan Selain menjual emas, Pegadaian juga menyediakan layanan penyimpanan emas fisik yang telah Anda beli, baik dari Pegadaian maupun dari tempat lain. Layanan ini sangat cocok bagi Anda yang khawatir akan keamanan penyimpanan emas di rumah.

    • Keamanan Terjamin: Emas Anda akan disimpan di brankas Pegadaian yang memiliki sistem keamanan tingkat tinggi.
    • Dilindungi Asuransi: Emas yang disimpan umumnya dilindungi oleh asuransi, memberikan perlindungan ekstra terhadap risiko kehilangan atau kerusakan.
    • Biaya Penyimpanan: Tentu saja, ada biaya administrasi dan biaya penyimpanan yang dikenakan, biasanya per tahun, tergantung pada jumlah atau berat emas yang disimpan.
  • 3. Tabungan Emas (Emas Digital) Ini adalah skema investasi emas yang paling populer dan inovatif di Pegadaian, memungkinkan Anda berinvestasi emas mulai dari nominal yang sangat kecil.

    • Konsep: Anda tidak membeli emas fisik secara langsung, melainkan membuka rekening tabungan di mana saldo Anda dikonversi dalam satuan gram emas. Setiap kali Anda menabung, uang Anda akan dikonversi menjadi saldo emas sesuai harga emas pada saat itu.
    • Modal Terjangkau: Anda bisa memulai investasi dengan modal awal yang sangat kecil, bahkan mulai dari Rp 10.000 atau setara dengan 0,01 gram emas. Ini membuka pintu investasi emas bagi semua kalangan.
    • Kemudahan Transaksi: Pembelian dan penjualan emas dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital, ATM, atau langsung di kantor cabang. Prosesnya cepat dan praktis.
    • Fleksibilitas Pencairan: Saldo emas dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai (penjualan kembali emas) atau ditarik dalam bentuk emas batangan fisik, dengan minimal penarikan tertentu (misalnya, 1 gram).
    • Keamanan: Emas fisik yang mewakili saldo Anda disimpan di tempat yang aman oleh Pegadaian dan dilindungi asuransi. Anda tidak perlu khawatir tentang penyimpanan sendiri.
    • Biaya: Ada biaya administrasi pembukaan rekening dan biaya penitipan emas per tahun.

Menurut pengalaman pribadi saya, Tabungan Emas adalah opsi yang sangat ideal bagi investor pemula atau mereka yang ingin berinvestasi secara rutin dengan modal kecil (sistem "nabung emas"). Ini menghilangkan hambatan awal yang seringkali dirasakan dalam investasi emas fisik.


Amankah Investasi Emas Antam di Pegadaian? Analisis Keamanan yang Mendalam

Kekhawatiran utama setiap investor adalah keamanan modal mereka. Dalam konteks Pegadaian, pertanyaan "amankah?" memiliki jawaban yang cenderung positif dengan beberapa pertimbangan:

  • Keamanan Fisik Emas (untuk Tabungan Emas dan Penyimpanan):

    • Pegadaian menyimpan emas nasabah di brankas yang dijaga ketat dengan sistem keamanan berlapis, termasuk pengawasan 24 jam dan sistem alarm canggih.
    • Emas yang disimpan oleh Pegadaian dilindungi oleh asuransi, yang memberikan kompensasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan atau kerusakan akibat bencana alam. Ini adalah perlindungan vital yang seringkali sulit didapatkan jika Anda menyimpan emas sendiri di rumah.
  • Keamanan Legalitas dan Reputasi Lembaga:

    • Pegadaian adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di bawah pengawasan dan regulasi pemerintah. Ini memberikan tingkat kepercayaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan platform investasi emas swasta yang tidak jelas legalitasnya.
    • Sebagai lembaga yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pegadaian wajib mematuhi standar operasional dan pelaporan yang ketat, menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam setiap transaksinya.
  • Keamanan Transaksi dan Anti-Penipuan:

    • Setiap transaksi di Pegadaian, baik pembelian, penjualan, maupun penarikan, didukung oleh bukti transaksi resmi dan tercatat, sehingga meminimalisir risiko penipuan.
    • Harga jual dan beli emas di Pegadaian diperbarui secara real-time dan transparan, dapat diakses melalui website atau aplikasi mereka. Anda tidak perlu khawatir tentang permainan harga yang tidak wajar.
  • Risiko Sistemik: Seperti lembaga keuangan besar lainnya, Pegadaian juga tidak sepenuhnya kebal dari risiko sistemik skala besar (misalnya, krisis ekonomi yang sangat parah). Namun, sebagai BUMN, tingkat risikonya cenderung jauh lebih rendah dibandingkan entitas swasta. Dalam pandangan saya, Pegadaian adalah salah satu platform investasi emas yang paling aman dan terpercaya yang tersedia bagi masyarakat Indonesia.


Menguntungkan Kah? Potensi dan Realita Keuntungan dari Investasi Emas di Pegadaian

Pertanyaan tentang profitabilitas selalu menjadi inti dari setiap keputusan investasi. Emas, secara historis, memang menunjukkan tren kenaikan nilai dalam jangka panjang. Namun, penting untuk memahami realitas di baliknya.

  • Fluktuasi Harga Emas:

    • Harga emas tidak selalu naik. Ia berfluktuasi setiap hari, dipengaruhi oleh berbagai faktor global seperti kondisi ekonomi makro, kebijakan suku bunga bank sentral, nilai tukar mata uang, permintaan dan penawaran global, serta ketegangan geopolitik.
    • Meskipun memiliki tren naik dalam jangka panjang, ada periode di mana harga emas bisa mengalami penurunan signifikan dalam jangka pendek atau menengah. Investor harus siap menghadapi volatilitas ini.
  • Investasi Jangka Panjang Kunci Keuntungan:

    • Emas bukanlah instrumen investasi yang cocok untuk spekulasi jangka pendek. Keuntungannya paling optimal jika Anda memiliki horizon investasi jangka panjang (minimal 3-5 tahun, idealnya lebih). Dalam rentang waktu ini, fluktuasi jangka pendek akan mereda dan tren kenaikan nilai emas akan lebih terlihat.
    • Sebagai contoh, data historis menunjukkan bahwa emas cenderung berkinerja baik selama periode ketidakpastian ekonomi atau inflasi tinggi, menjadikannya aset "safe haven."
  • Spread Jual-Beli (Selisih Harga):

    • Setiap kali Anda membeli emas, akan ada selisih antara harga jual (beli oleh nasabah) dan harga beli kembali (jual oleh nasabah) oleh Pegadaian. Spread ini adalah bagian dari keuntungan lembaga dan merupakan biaya implisit yang harus Anda pertimbangkan.
    • Semakin kecil spread ini, semakin cepat Anda mencapai titik impas dan mulai mendapatkan keuntungan. Investor perlu memahami bahwa harga yang Anda bayar saat membeli selalu lebih tinggi daripada harga yang akan Anda terima saat menjual kembali pada saat yang sama.
  • Biaya Administrasi dan Penyimpanan:

    • Untuk Tabungan Emas, Anda akan dikenakan biaya administrasi pembukaan rekening di awal dan biaya penitipan/penyimpanan tahunan. Meskipun nominalnya relatif kecil, biaya ini akan sedikit menggerus potensi keuntungan Anda, terutama jika Anda berinvestasi dalam jumlah yang sangat kecil.
    • Untuk emas fisik yang disimpan di Pegadaian, juga ada biaya penyimpanan tahunan yang harus diperhitungkan.
  • Analisis Pribadi tentang Keuntungan: Secara pribadi, saya melihat investasi emas di Pegadaian lebih sebagai strategi menjaga nilai aset dan diversifikasi portofolio, daripada mencari keuntungan yang agresif. Keuntungan yang signifikan dari emas biasanya datang dari kenaikan harga yang stabil dalam periode yang panjang, ditambah dengan kemampuan untuk melindungi kekayaan dari inflasi. Jangan berharap keuntungan instan seperti trading saham, namun Anda bisa tidur lebih nyenyak dengan aset yang stabil ini.


Sesuai Syariah? Tinjauan Hukum Islam dalam Investasi Emas di Pegadaian

Bagi umat Muslim, aspek kesesuaian syariah adalah pertimbangan fundamental. Emas, sebagai komoditas yang juga berfungsi sebagai alat tukar di masa lalu, memiliki hukum khusus dalam fiqih muamalah.

Pegadaian, melalui unit syariahnya, telah berusaha keras untuk memastikan produk investasi emas mereka, khususnya Tabungan Emas, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Ini didukung oleh Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

  • Prinsip Dasar Ekonomi Syariah:

    • Tidak Ada Riba (Bunga): Transaksi harus bebas dari bunga.
    • Tidak Ada Gharar (Ketidakjelasan): Objek transaksi, harga, dan waktu penyerahan harus jelas.
    • Tidak Ada Maysir (Perjudian): Transaksi tidak boleh mengandung unsur spekulasi yang berlebihan atau untung-untungan.
    • Adanya Serah Terima (Qabdh): Ada kepemilikan riil atau penguasaan atas barang.
  • Fatwa DSN-MUI terkait Emas: DSN-MUI telah mengeluarkan beberapa fatwa yang relevan, di antaranya Fatwa No. 77/DSN-MUI/V/2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dan Fatwa No. 106/DSN-MUI/X/2016 tentang Jual Beli Emas secara Tidak Tunai. Khusus untuk Tabungan Emas, Pegadaian Syariah telah mendapatkan sertifikasi dan pengawasan dari DSN-MUI.

  • Bagaimana Tabungan Emas Memenuhi Syariah?

    • Akad Jual Beli: Ketika Anda menyetor uang ke Tabungan Emas, terjadi akad jual beli bai' as-sarf (pertukaran mata uang dengan emas) yang secara syar'i harus dilakukan secara tunai (yadan bi yadin). Dalam konteks Tabungan Emas, meskipun tidak ada serah terima emas fisik secara langsung saat itu, emas yang Anda beli dicatat dan menjadi milik Anda secara kepemilikan. Pegadaian hanya bertindak sebagai penitip emas Anda.
    • Tidak Ada Riba: Tidak ada bunga yang dikenakan atas pembelian atau penyimpanan emas. Biaya yang ada adalah biaya administrasi dan penitipan yang jelas nominalnya dan bukan bunga.
    • Kepemilikan Jelas: Anda memiliki kepemilikan atas sejumlah gram emas, bukan hanya sekadar janji. Anda dapat menarik emas fisik jika telah mencapai batas gramasi tertentu.
    • Tidak untuk Spekulasi Murni: Tujuan utama Tabungan Emas adalah investasi jangka panjang dan penyimpanan nilai, bukan spekulasi harian.

Penting untuk memastikan bahwa Anda bertransaksi dengan unit syariah Pegadaian atau setidaknya memahami bahwa produk yang Anda pilih telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI. Secara umum, investasi emas melalui Pegadaian Syariah dapat dikatakan sesuai dengan prinsip syariah, asalkan akad dan pelaksanaannya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Bagi umat Muslim yang mencari investasi aman dan berkah, ini adalah poin penting yang patut dipertimbangkan.


Langkah Praktis Memulai Investasi Emas di Pegadaian: Panduan untuk Pemula

Memulai investasi emas di Pegadaian sangat mudah. Berikut adalah langkah-langkah umumnya:

  1. Siapkan Persyaratan:

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada.
    • Uang tunai untuk setoran awal atau pembelian emas.
  2. Kunjungi Kantor Cabang Pegadaian Terdekat:

    • Datangi kantor Pegadaian (konvensional atau syariah, tergantung preferensi Anda) pada jam kerja.
    • Sampaikan niat Anda untuk membuka Tabungan Emas atau membeli emas fisik.
  3. Proses Pembukaan Tabungan Emas (Jika Memilih Ini):

    • Isi formulir pembukaan rekening.
    • Serahkan fotokopi KTP dan NPWP.
    • Lakukan setoran awal (minimal sangat rendah, bisa mulai dari Rp 10.000 atau setara 0,01 gram).
    • Anda akan menerima buku tabungan emas atau akses ke aplikasi Pegadaian Digital.
  4. Proses Pembelian Emas Fisik (Jika Memilih Ini):

    • Pilih gramasi emas Antam yang ingin Anda beli.
    • Lakukan pembayaran tunai atau persiapkan skema cicilan.
    • Emas fisik akan langsung diserahkan kepada Anda beserta sertifikatnya.
  5. Unduh Aplikasi Pegadaian Digital (Opsional namun Sangat Disarankan):

    • Aplikasi ini memungkinkan Anda memantau saldo emas, melakukan pembelian/penjualan, dan mengakses informasi harga emas secara real-time dari mana saja.

Tips Cerdas Mengoptimalkan Investasi Emas Anda di Pegadaian

Investasi yang cerdas membutuhkan lebih dari sekadar membeli aset. Berikut beberapa tips untuk memaksimalkan potensi investasi emas Anda di Pegadaian:

  • 1. Tentukan Tujuan Investasi Anda: Apakah Anda berinvestasi untuk dana darurat, dana pendidikan anak, persiapan pensiun, atau sekadar lindung nilai? Menetapkan tujuan akan membantu Anda menentukan horizon waktu dan strategi yang tepat. Emas sangat cocok untuk tujuan jangka menengah hingga panjang.

  • 2. Mulai dari Kecil, Konsisten Menambah: Manfaatkan fitur Tabungan Emas untuk memulai dengan modal kecil. Kemudian, terapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu berinvestasi secara rutin dengan nominal yang sama setiap bulan, tanpa memedulikan fluktuasi harga. Cara ini efektif untuk meredam dampak volatilitas harga dan mengakumulasi emas secara bertahap.

  • 3. Pahami Harga Jual-Beli (Spread): Selalu perhatikan selisih harga jual dan beli kembali. Ini adalah biaya implisit Anda. Jangan tergiur untuk melakukan jual beli terlalu sering dalam jangka pendek, karena spread ini dapat menggerus keuntungan Anda.

  • 4. Pantau Harga Emas, Namun Jangan Panik: Lakukan pemantauan harga emas secara berkala, tetapi hindari pengambilan keputusan impulsif berdasarkan pergerakan harian. Ingat, emas adalah investasi jangka panjang. Jika harga turun, bisa jadi momen yang baik untuk menambah kepemilikan Anda.

  • 5. Pertimbangkan Diversifikasi Portofolio: Meskipun emas adalah aset yang bagus, jangan meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang. Pertimbangkan untuk mendiversifikasi portofolio investasi Anda dengan aset lain seperti saham, reksa dana, atau properti, sesuai dengan profil risiko Anda.

  • 6. Manfaatkan Layanan Konsultasi Pegadaian: Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan saran yang lebih spesifik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan staf Pegadaian. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih detail sesuai dengan kebutuhan Anda.


Emas tetap menjadi pilihan investasi yang menarik, khususnya bagi mereka yang mencari keamanan dan perlindungan nilai kekayaan. Pegadaian, dengan berbagai produk investasi emasnya, telah menyediakan platform yang aman, mudah diakses, dan sesuai syariah bagi masyarakat Indonesia untuk memulai perjalanan investasi emas mereka. Dengan memahami pilihan yang tersedia, potensi keuntungan dan risikonya, serta prinsip syariah yang mendasarinya, Anda dapat melangkah maju dengan keyakinan untuk membangun masa depan finansial yang lebih kuat. Kunci keberhasilan dalam investasi emas, seperti halnya investasi lainnya, terletak pada kesabaran, konsistensi, dan keputusan yang didasari informasi yang akurat. Investasi ini bukan tentang menjadi kaya mendadak, melainkan tentang membangun fondasi keuangan yang kokoh seiring waktu.


Pertanyaan dan Jawaban Seputar Investasi Emas Antam di Pegadaian

  1. Q: Berapa minimal modal untuk memulai Tabungan Emas di Pegadaian? A: Anda dapat memulai investasi Tabungan Emas di Pegadaian dengan modal yang sangat kecil, bahkan mulai dari sekitar Rp 10.000 atau setara dengan 0,01 gram emas. Ini menjadikannya sangat terjangkau bagi siapa saja.

  2. Q: Apakah emas yang saya beli di Pegadaian bisa dicairkan menjadi uang tunai sewaktu-waktu? A: Ya, emas yang Anda investasikan melalui Tabungan Emas atau emas fisik yang Anda miliki dapat dijual kembali (dicairkan) menjadi uang tunai sewaktu-waktu sesuai dengan harga beli kembali yang berlaku di Pegadaian pada saat itu.

  3. Q: Apa bedanya investasi emas fisik dengan Tabungan Emas di Pegadaian? A: Investasi emas fisik berarti Anda membeli emas batangan secara langsung dan memilikinya secara fisik. Sedangkan Tabungan Emas adalah sistem kepemilikan emas dalam bentuk saldo gram di rekening, di mana emas fisiknya disimpan oleh Pegadaian, dan Anda bisa mencairkannya kapan saja dalam bentuk uang atau menarik emas fisik jika saldonya mencukupi. Tabungan Emas lebih fleksibel untuk transaksi kecil.

  4. Q: Apakah ada biaya tambahan selain harga emas saat berinvestasi di Pegadaian? A: Ya, ada beberapa biaya tambahan yang perlu diperhatikan:

    • Spread harga jual-beli: Selisih antara harga beli Anda dan harga jual kembali oleh Pegadaian.
    • Biaya administrasi: Biasanya untuk pembukaan rekening Tabungan Emas.
    • Biaya penitipan/penyimpanan: Untuk Tabungan Emas atau jika Anda menitipkan emas fisik di brankas Pegadaian, biasanya dikenakan secara tahunan.
  5. Q: Bagaimana saya tahu bahwa investasi emas saya di Pegadaian sesuai syariah? A: Pegadaian memiliki unit syariah yang produk-produknya telah mendapatkan sertifikasi dan pengawasan dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Anda bisa memastikan hal ini dengan bertanya langsung di kantor Pegadaian Syariah atau memeriksa informasi di situs web resmi DSN-MUI terkait fatwa yang relevan dengan produk Pegadaian.

Pernyataan Cetak Ulang: Artikel dan hak cipta yang dipublikasikan di situs ini adalah milik penulis aslinya. Harap sebutkan sumber artikel saat mencetak ulang dari situs ini!

Tautan artikel ini:https://www.cxynani.com/Investasi/6691.html

Artikel populer
Artikel acak
Posisi iklan sidebar